Kalau yang lalu di Natal kan 6 persen yang ditanggung, tetapi kalau yang kali ini (Lebaran 2026) full
Jakarta (KABARIN) - Pemerintah lagi-lagi kasih angin segar buat kamu yang berencana mudik Lebaran 2026. Kali ini, insentifnya lebih mantap: Pajak Pertambahan Nilai Ditanggung Pemerintah (PPN DTP) untuk tiket pesawat bakal ditanggung penuh alias 100 persen.
Menteri Koordinator Bidang Perekonomian Airlangga Hartarto menjelaskan, besaran stimulus Lebaran 2026 ini jauh lebih besar dibandingkan program serupa saat Natal 2025 dan Tahun Baru 2026. Waktu itu, pemerintah hanya menanggung 6 persen PPN, sementara sisanya tetap dibayar penumpang.
“Kalau yang lalu di Natal kan 6 persen yang ditanggung, tetapi kalau yang kali ini (Lebaran 2026) full,” ujar Airlangga kepada wartawan di Kantor Kementerian Koordinator Bidang Perekonomian Jakarta, Kamis.
Saat ini, pemerintah masih mengebut penyusunan aturan teknis lewat Peraturan Menteri Keuangan (PMK). Airlangga menargetkan regulasi tersebut bisa rampung dalam waktu dekat.
“Regulasi nanti sedang menunggu PMK. Harapannya Senin semua sudah selesai,” tambahnya.
Senada dengan itu, Menteri Perhubungan Dudy Purwagandhi mengatakan pihaknya masih berkoordinasi dengan kementerian dan lembaga terkait untuk finalisasi kebijakan stimulus ini. Targetnya, aturan bisa cepat beres supaya masyarakat masih punya waktu cukup buat pesan tiket pesawat jauh-jauh hari.
Nggak cuma tiket pesawat, pemerintah juga menyiapkan sederet program diskon transportasi buat mendukung mobilitas masyarakat selama libur Ramadhan dan Idul Fitri 1447 H. Mulai dari potongan harga tiket kereta api, angkutan laut, transportasi darat, sampai diskon tarif jalan tol, semuanya disiapkan buat bikin perjalanan mudik lebih ringan di kantong.
Kebijakan diskon lintas moda ini sebelumnya sudah diterapkan saat periode Natal dan Tahun Baru 2025–2026. Hasilnya cukup positif karena dinilai mampu mendorong mobilitas masyarakat, melancarkan arus perjalanan, sekaligus menjaga momentum pergerakan ekonomi nasional.
Realisasi program diskon transportasi selama Nataru bahkan melampaui target di sejumlah moda. Khusus sektor penerbangan, insentif diberikan lewat skema PPN DTP untuk tiket kelas ekonomi, diskon fuel surcharge, pemangkasan biaya jasa kebandarudaraan, serta perpanjangan jam operasional bandara.
Dampaknya, tarif tiket pesawat bisa turun sekitar 13–14 persen. Jumlah penumpang pun tembus 3,7 juta orang atau sekitar 104,2 persen dari target 3,5 juta penumpang.
Dengan skema PPN DTP 100 persen saat Lebaran 2026 nanti, pemerintah berharap harga tiket pesawat makin terjangkau dan mudik jadi lebih nyaman buat kamu yang ingin pulang kampung.
Editor: Raihan Fadilah
Copyright © KABARIN 2026